Transformasi Digital: Komunitas Belajar Guru Bedah Pemanfaatan Smart Board Bantuan Pemprov Papua Tengah
Nabire,23 januari 2026 – Tak hanya mematangkan sisi administrasi dan anggaran, SMA Kristen Anak Panah Nabire bergerak cepat dalam melakukan transformasi digital di ruang kelas. Melalui wadah Komunitas Belajar (Kombel), para guru menggelar sesi berbagi praktik baik terkait penggunaan Smart Board (papan tulis pintar), yang merupakan bantuan terbaru dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah.
Inovasi Pembelajaran di Ujung Jari
Pertemuan komunitas belajar ini menjadi ajang bagi para pendidik untuk mengeksplorasi fitur-fitur canggih yang tertanam pada Smart Board. Bantuan ini dipandang sebagai lonjakan besar dalam kualitas sarana prasarana sekolah, mengingat teknologi ini memungkinkan interaksi belajar yang lebih dinamis dibandingkan papan tulis konvensional.
Dalam sesi tersebut, para guru saling mendemonstrasikan cara mengintegrasikan perangkat pintar ini dengan modul ajar digital, seperti:
-
Akses langsung ke konten multimedia dan simulasi interaktif.
-
Fitur kolaborasi real-time yang memungkinkan siswa terlibat aktif di depan kelas.
-
Pemanfaatan aplikasi pembelajaran berbasis cloud yang terhubung langsung dengan koneksi internet sekolah.
Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Digital
Kepala Sekolah menyampaikan bahwa bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah ini harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia. Melalui Komunitas Belajar, guru-guru yang lebih mahir teknologi (Digital Native) mendampingi rekan sejawat lainnya agar terjadi pemerataan kemampuan.
"Teknologi setinggi apa pun tidak akan berdampak tanpa guru yang hebat di belakangnya. Smart Board ini adalah alat, dan melalui Komunitas Belajar inilah kita mengasah cara menggunakan alat tersebut untuk membangkitkan antusiasme belajar siswa,"
Komitmen Majukan Pendidikan di Papua Tengah
Pengadaan Smart Board ini merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah. Dengan adanya perangkat ini, sekolah diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang modern, kompetitif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus mempersempit kesenjangan akses teknologi pendidikan di wilayah Papua Tengah.
Para guru menyambut antusias kehadiran teknologi ini dan berkomitmen untuk mengimplementasikannya secara penuh pada semester baru yang akan segera berjalan.
Share to :
SMA KRISTEN ANAK PANAH NABIRE